SEDEKAH

Manusia diperintah untuk mencari rizqi yang halal dengan kerja keras ( ihtiar yang sungguh-2), karena Tuhan tak akan merubah keadaan manusia selama manusia tidak berupaya untuk merubah diri. Setelah mendapat rizqi manusia tidak diperkenankan menumpuknya hanya untuk kepentingan sahwat, kesenangan dan memperkaya diri. Tuhan menegaskan bahwa di dalam harta benda ( rizqi ) yang kita dapat ada sebagian hak orang lain, maka perintah-Nya harus dikeluarkan, diberikan kepada yang berhak menerimanya ( fakir, miskin, yatim, piatu, musafir dan orang-2 yang berjihad fii sabilillah ).

Dalam Kalam Suci, Tuhan berfirman :

“…Petunjuk orang-orang yang bertaqwa. Yaitu mereka yang beriman kepada yang ghoib dan mendirikan sholat dan menyedekahkan sebagian dari rizqi yang didapat.”

‘” Mereka yang menyedekahkan dalam keadaan lapang dan sempit, dan mampu menahan amarah dan memaafkan manusia, dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan “.

” Perumpamaan orang yang menyedekahkan harta bendanya seumpama menanam satu bulir, setiap bulir tumbuh menjadi tujuh cabang, setiap cabang tumbuh seratus bulir. Dan Allah

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: